JAKARTA, BN NASIONAL
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengadakan bimbingan teknis dan kunjungan lapangan di Kantor Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ketenagalistrikan Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (PPSDM KEBTKE).
Kepala PPSDM KEBTKE, Susetyo Edi Prabowo, mengungkapkan apresiasinya terhadap antusiasme para mahasiswa yang mengikuti program Gerilya Academy dalam mendukung percepatan Transisi Energi menuju Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060 atau lebih cepat.
Dalam upaya mencapai target Net Zero Emission (NZE), dukungan serta keterlibatan seluruh pihak sangatlah penting.
“Generasi milenial dan Gen Z menjadi fokus utama dalam meningkatkan kesadaran akan transisi energi, karena pada generasi ini lah target NZE nantinya akan bergantung,” ujar Susetyo, Jakarta, Rabu (28/2/2024).
Program GERILYA ACADEMY Batch 6 d iikuti oleh 89 mahasiswa dari 45 Perguruan Tinggi, dari total 1.620 pendaftar (berasal dari 185 Perguruan Tinggi). Sebanyak 29 orang atau 60 persen dari total peserta program adalah perempuan. Hal ini menunjukkan komitmen dalam mencapai kesetaraan gender (gender equality) dalam pelaksanaan program GERILYA ACADEMY Batch 6.
Dalam bimbingan teknis ini, mahasiswa d iberikan pelatihan praktis mengenai elektrifikasi sistem terisolir, survei potensi energi dan beban tenaga surya, survei potensi energi dan beban tenaga air, serta pelatihan praktik dalam sektor energi baru terbarukan.
Susetyo berharap program ini akan mampu melahirkan para aktivis energi bersih atau The Next Clean Energy Activists di kalangan generasi muda untuk mendorong pemanfaatan Energi Baru Terbarukan.
“Dengan dukungan dari para pemuda ini, pencapaian target bauran energi terbarukan dan percepatan rasio elektrifikasi menuju 100% d iharapkan dapat terealisasikan secara maksimal,” tambahnya.*[]




