JAKARTA, BN NASIONAL – Perusahaan minyak dan gas ENI berhasil menemukan cadangan gas yang sangat besar di Wilayah Kerja (WK) North Ganal Kalimantan Timur, diperkirakan mencapai sekitar 5 Triliun Cubic Feet (TCF).
Penemuan ini membuat sumur Geng North -1 menjadi salah satu dari 3 besar penemuan eksplorasi dunia di tahun 2023.
Sumur ini berhasil mencapai kedalaman 5.025 meter di bawah permukaan laut yang memiliki kedalaman air mencapai 1.947 meter.
Gas dengan ketebalan sekitar 50 meter ditemukan dalam reservoir Batupasir Miosen dengan kualitas yang sangat baik.
Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu (SKK) Migas, Dwi Soetjipto, sangat mengapresiasi temuan signifikan ini dan menganggapnya sebagai salah satu “giant discovery.”
Penemuan cadangan gas raksasa ini diharapkan dapat mendorong investasi eksplorasi yang lebih besar di masa depan, mengingat bahwa potensi migas di Indonesia masih sangat menjanjikan. Dari 128 cekungan yang ada, sekitar 68 di antaranya belum pernah dijelajahi.
“Kami berharap penemuan cadangan gas di North Ganal oleh salah satu perusahaan minyak internasional (IOC) akan mendorong lebih banyak IOC lainnya untuk berinvestasi di Indonesia. Ini adalah hasil dari upaya Pemerintah untuk meningkatkan daya saing industri hulu migas nasional,” kata Dwi dalam sebuah pernyataan tertulis pada Senin (2/10/2023).
Dwi menegaskan bahwa SKK Migas akan terus bekerja sama erat dengan ENI untuk mengkoordinasikan langkah-langkah berikutnya sehingga cadangan gas raksasa ini dapat segera dimonetisasi.
Penemuan cadangan gas raksasa ini akan segera diproduksi, yang diharapkan akan meningkatkan pasokan gas untuk mendukung pembangunan nasional, termasuk program hilirisasi gas yang saat ini sedang diperjuangkan oleh Pemerintah.
Infrastruktur gas yang sudah ada di Kalimantan Timur juga akan mendukung pengembangan ini dengan cepat dan efisien.
Dengan temuan ini, target Pemerintah untuk meningkatkan produksi migas nasional secara berkelanjutan dan mencapai target 2030, yaitu produksi minyak sebanyak 1 juta barel per hari (BOPD) dan gas sebanyak 12 miliar kaki kubik per hari (BSCFD), akan semakin dekat terwujud.
Perlu diketahui, ENI North Ganal Limited memiliki 50,22 persen hak partisipasi (PI) dalam operasi blok ini, bersama dengan Neptune Energy North Ganal BV yang memiliki 38,04 persen dan Agra Energi I Ltd dengan 11,74 persen.(*)





