Joe Biden Kutuk Percobaan Pembunuhan PM Irak

Jakarta, BN Nasional — “Saya mengutuk keras serangan teroris yang menargetkan kedaiaman Perdana Menteri Irak al-Kadhimi. Saya lega, Perdana Menteri tidak terluka dan memuji kepemimpinan yang telah dia tunjukkan dalam menyerukan ketenangan, pengekangan, dan dialog guna melindungi lembaga-lembaga negara serta memperkuat demokrasi yang sangat layak diperoleh rakyat Irak,” kata Biden dalam sebuah pernyataan tertulis pada Ahad (7/11).

Biden mengungkapkan, dia telah menginstruksikan tim keamanan nasionalnya untuk menawarkan bantuan yang sesuai ke otoritas Irak. AS berharap dapat membantu proses penyelidikan aksi penyerangan tersebut.

Kediaman al-Kadhimi, yang berada di Zona Hijau, Baghdad, menjadi sasaran serangan drone bersenjata pada Sabtu (6/11) malam. Terdapat tiga drone yang dikerahkan. Dua di antaranya berhasil ditembak jatuh pasukan keamanan. Sementara yang ketiga menghantam kediaman al-Kadhimi.

Al-Kadhimi berhasil selamat dan tak mengalami cedera apa pun. Namun enam anggota pasukan pengawal al-Kadhimi mengalami luka-luka. Kantor Perdana Menteri Irak, pada Ahad (7/11), merilis video yang menunjukkan al-Kadhimi memimpin pertemuan dengan komandan keamanan tinggi guna membahas insiden penyerangan itu.

Baca juga  Badai dahsyat menewaskan 7 orang di Tiongkok timur termasuk 3 orang yang terjatuh dari apartemen mereka

“Serangan teroris pengecut yang menargetkan rumah perdana menteri tadi malam dengan tujuan membunuhnya adalah penargetan serius negara Irak oleh kelompok-kelompok bersenjata kriminal,” kata kantor Perdana Menteri Irak.

Belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan ke kediaman al-Kadhimi.

Sumber.