Warga New York akhirnya bisa mengembangkan tanaman mereka sendiri berkat peraturan baru yang ditetapkan melalui pemungutan suara oleh Dewan Pengendalian Ganja di negara bagian tersebut. Jika peraturan yang diusulkan diselesaikan, penduduk negara bagian akan diizinkan untuk menanam hingga 12 tanaman ganja dan menyimpan 5 pon bunga ganja yang diproduksi sendiri di apartemen kotak sepatu mereka. Anda tidak akan bisa menjual simpanan pribadi Anda tanpa izin, namun undang-undang mengatakan tidak masalah jika membagikan rumput sebagai hadiah.
Itu undang-undang negara bagian tahun 2021 itu melegalkan kepemilikan ganja bagi orang dewasa yang mengizinkan warga New York untuk menanam ganja di rumah, namun ketentuan tersebut ditangguhkan sementara Kantor Pengelolaan Ganja negara bagian tersebut sedang mengerjakan pedomannya. Penduduk Empire State yang berusia 21 tahun ke atas sudah dapat membawa hingga tiga ons ramuan yang dibeli di toko, namun peraturan yang diusulkan akan mengizinkan hingga 5 pon bunga yang dipangkas setelah peraturan tersebut mulai berlaku. Peternakan gulma di perumahan akan dibatasi pada enam tanaman ganja dewasa dengan tunas yang terlihat dan tambahan enam tanaman belum menghasilkan. Itu akan berlaku tidak peduli berapa banyak orang yang tinggal di rumah tersebut.
Dewan Pengendalian Ganja akan melakukan pemungutan suara mengenai peraturan tersebut pada hari Rabu, namun pertemuan tersebut ditunda hingga bulan Februari. Setelah peraturan tersebut disetujui, peraturan tersebut akan terbuka untuk periode komentar publik selama 60 hari sebelum diberlakukan.
Bahkan ketika petani rumahan sudah mendapat lampu hijau, baunya masih bisa menjadi masalah. Peraturan baru menyatakan bahwa Anda harus melakukan sesuatu untuk mengatasi bau tersebut jika pengoperasian rumah Anda menjadi sangat lembap sehingga mengganggu tetangga Anda. Akan ada batasan lain juga. Penduduk NYC Housing Authority (NYCHA) kurang beruntung, misalnya karena bangunan tersebut berada di bawah yurisdiksi pemerintah AS dan ganja ilegal di tingkat federal.
Peluncuran ganja legal yang kikuk di New York telah menimbulkan sedikit rasa malu bagi para pembuat kebijakan, sehingga menciptakan situasi yang tidak menentu bagi para penggemar ganja. Ada hanya 11 apotik berlisensi di Manhattan misalnya, dan hanya 51 di seluruh negara bagian. Anda tidak akan mengetahuinya saat berjalan-jalan di lima wilayah, karena ganja dipajang di toko-toko bodegas di hampir setiap sudut—belum lagi toko-toko ganja khusus yang secara teknis ilegal bermunculan di seluruh kota. Mungkin yang terbaik adalah penegakan hukum mengadopsi pendekatan lepas tangan terhadap masalah ini, sementara pemerintah negara bagian dan kota mengembangkan sistem yang bisa diterapkan.





