ZAGREB, Kroasia (AP) — Parlemen Kroasia dibubarkan pada Kamis untuk membuka jalan bagi pemilihan parlemen akhir tahun ini.
Sebanyak 143 dari total 151 anggota parlemen yang hadir pada sesi tersebut memberikan suara mendukung langkah tersebut.
Tanggal pemilu belum ditentukan. Perdana Menteri Andrej Plenkovic menyarankan pertemuan itu sebaiknya diadakan sebelum pemungutan suara Parlemen Eropa, yang akan diselenggarakan pada 6-9 Juni.
Pemungutan suara mendatang di Kroasia akan mempertemukan partai konservatif Uni Demokratik Kroasia yang berkuasa melawan sekelompok partai berhaluan tengah dan kiri yang telah mengumumkan bahwa mereka akan mencalonkan diri dalam koalisi.
Plenkovic dan partai HDZ-nya menghadapi banyak tuduhan korupsi tingkat tinggi dari pihak oposisi menjelang pemungutan suara. Dia membantah klaim tersebut.
Kroasia juga dijadwalkan mengadakan pemilihan presiden pada akhir tahun ini.
HDZ pimpinan Plenkovic sebagian besar telah memegang kekuasaan sejak Kroasia memperoleh kemerdekaan dari bekas Yugoslavia pada tahun 1991.
Negara Laut Adriatik ini menjadi anggota terbaru Uni Eropa pada tahun 2013 dan bergabung dengan zona perjalanan bebas Eropa dan zona euro pada tahun lalu.





