Pemerintah Diminta Hentikan Orang Bepergian ke Luar Negeri

by admin
2 minutes read

Jakarta, BN Nasional — Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mengungkapkan rasa keprihatinan atas mulai banyaknya kasus Covid-19 varian omikron di Tanah Air. Ketua Pengurus Harian YLKI, Tulus Abadi mengatakan, kasus baru omikron dipicu oleh pelaku perjalanan internasional.

Karena itu, YLKI mengusulkan pemerintah melarang penerbangan orang ke luar negeri bila tak ada urgensi. “Sebelum nasi menjadi bubur sebaiknya diantisipasi dengan tegas oleh pemerintah. Setop perjalanan ke luar negeri kalau hanya untuk plesiran saja,” kata Tulus, Sabtu (25/12).

Tulus khawatir kasus omikron dapat mendatangkan gelombang ketiga Covid-19. Ia tak ingin lonjakan kasus Covid-19 seperti pertengahan tahun 2020 kembali terulang. “Jika dibiarkan, pasti omikron akan meluas. Karena 3.000an orang per hari itu repatriasi ke dalam negeri,” ujar Tulus.

Tulus pun mengimbau masyarakat yang punya kemampuan finansial agar menunda plesiran ke luar negeri. “Jangan biarkan petaka seperti oleh varian delta terulang,” kata dia.

Hingga saat ini, pemerintah belum meniadakan perjalanan luar negeri. Namun, pemerintah memperketat pemeriksaan dan karantina semua orang yang tiba dari luar negeri.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin juga meminta puluhan ribu orang kaya di Indonesia untuk tidak berlibur ke luar negeri pada periode libur Natal dan tahun baru 2021 ini. Orang yang berlibur ke luar negeri, kata dia, dapat tertular omikron dan menyebarkannya di Tanah Air.

“Saran saya, jangan liburan ke luar negeri deh karena itu membawa risiko sangat besar bagi teman-teman yang ke luar negeri dan juga membahayakan 270 juta rakyat Indonesia kalau Anda pulang,” kata Budi dalam sebuah diskusi daring, Sabtu (25/12).

Budi menjelaskan, warga Indonesia yang berlibur ke luar negeri sangat potensial tertular oleh omikron yang sedang merebak di Eropa dan sejumlah negara lainnya. Ia mengimbau puluhan ribu orang kaya itu berlibur di dalam negeri saja sekaligus menggerakkan ekonomi Indonesia.

“Di dalam negeri saja banyak kok tempat yang indah-indah. Pasti belum semua orang pernah ke Raja Ampat, ke Wakatobi, Derawan, Labuan Bajo, dan Sabang di Aceh. Itu tempatnya indah-indah. Spent your time di sana,” ujar Budi.

Sumber.

related posts