Program Gas Murah Industri Akan Dilanjutkan, Ini Alasannya

JAKARTA, BN NASIONAL

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berencana melanjutkan program Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) untuk industri pupuk, petrokimia, baja, oleokimia, keramik, kaca, dan sarung tangan karet seharga US$6 per MMBTU yang sudah d ijalankan sejak tahun 2020.

Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan, minggu ketiga Maret 2024 pihaknya akan mendiskusikan dengan Kementerian Perindustrian dan Kementerian Keuangan untuk mengevaluasi program tersebut.

“Kita minggu ketiga ini akan duduk bersama Kemenperin, Kemenkeu sama kita. Kita ESDM mau untuk melanjutkan,” kata Arifin saat d itemui di Kementerian ESDM, Jumat (8/3/2024).

Program tersebut d ilanjutkan untuk memenuhi pasokan gas dengan harga terjangkau sebagai sumber energi dalam proses produksi.

“Kan pengennya energi murah untuk industri. Sekarang mau pilih orang pengangguran, PHK? lebih boncos mana,” ujar Arifin.

Baca juga  Jusuf Kalla Bicara Soal Figur Pemimpin Islam, Mahfud Bicara Soal Adanya Islamophobia

Ia menambahkan, program tersebut juga berpengaruh pada daya saing industri dan memiliki peran yang krusial terhadap operasional.

“Gas itu energi, produksinya sekian persen dari cost produksinya, jadi sangat menentukan. Sekarang kalau tidak pakai gas mau pakai apa,” jelas Arifin.

D iketahui, program HGBT ini tertuang dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 8 Tahun 2020 tentang Tata Cara Penetapan Pengguna dan Harga Gas Bumi Tertentu di Bidang Industri.

Harga gas bumi tertentu berlaku untuk pengguna gas bumi yang membeli gas bumi di titik serah pengguna gas bumi (plant gate) dengan harga lebih tinggi dari US$ 6 per mmbtu.

Penetapan harga gas bumi tertentu dilakukan melalui penyesuaian harga gas bumi yang dibeli dari KKKS, dan/atau tarif penyaluran gas bumi yang meliputi pembebanan biaya yang ditimbulkan dari kegiatan biaya pencairan (liquefaction), pemampatan (kompresi), pengangkutan melalui pipa transmisi dan pengangkutan melalui pipa transmisi dan distribusi, pengangkutan liquefied natural gas dan pengangkutan compressed natural gas, penyimpanan (storage), regasifikasi dan/atau niaga serta margin yang wajar.*[]

Baca juga  Astronot Melakukan Studi Tulang dan Serat Optik Saat Kru Ax-3 Mendekati Keberangkatan Dari Stasiun