Tokoh Agama Serukan Perdamaian Setelah Pemilu 2024

JAKARTA, BN NASIONAL

Para tokoh agama, termasuk Ketua Umum Majelis Tinggi Agama Khonghucu (Matakin) Xueshi Budi Tanuwibowo, Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) K.H. Marsudi Syuhud, Ketua Umum Pengurus Harian Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Mayjen TNI (Purn.) Wisnu Bawa Tenaya, dan Ketua Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Judha Hartono, serta Sekretaris Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) Pet. Jacky Manuputty, menyampaikan pesan penting untuk menjaga perdamaian setelah d iumumkannya hasil rekapitulasi suara pemilu 2024 oleh KPU RI.

Xueshi Budi Tanuwibowo menekankan bahwa pemilu adalah upaya untuk mencari wakil rakyat dan pemimpin yang sesuai dengan keinginan rakyat, dan mengimbau untuk tidak sampai d ikotori tindakan yang tidak baik.

Marsudi Syuhud mengatakan bahwa hasil rekapitulasi KPU RI harus d ilihat dengan rahmat dan kasih sayang, dan pihak yang belum menerima hasil tersebut masih bisa menyelesaikannya di Mahkamah Konstitusi.

Baca juga  Potensi Cuan Indika Energy Melalui Carbon Trading

Wisnu Bawa Tenaya mengapresiasi seluruh elemen bangsa yang telah berpartisipasi dalam pemilu 2024, termasuk kelompok-kelompok masyarakat yang mengawal proses demokrasi dan mengoreksi ketidakbenaran.

Judha Hartono berpesan agar siapa pun yang terpilih dapat menjaga dan menjalankan Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, serta menghimbau agar hasil pengumuman rekapitulasi suara oleh KPU bisa d isikapi dengan saling menghargai dan menghormati.

Jacky Manuputty menyampaikan bahwa proses demokrasi tidak semudah membalikkan telapak tangan, dan jika terdapat kekurangan, harus d ijadikan pembelajaran untuk generasi yang akan datang seperti dilansir dari Antaranews.com.*[]