13 Hal yang Tidak Anda Ketahui Tentang Stasiun Luar Angkasa Internasional

Sesekali, ISS memerlukan dorongan untuk melawan peluruhan orbit dan mempertahankan ketinggiannya. Meskipun ISS dilengkapi dengan pendorongnya sendiri, mereka tidak cukup untuk melakukan reboost besar-besaran karena terbatasnya kapasitas bahan bakar, daya yang lebih rendah, dan kebutuhan untuk melestarikan sumber daya di dalam pesawat untuk operasi penting lainnya (seperti kontrol orientasi dan penghindaran sampah luar angkasa). Jadi, pesawat ruang angkasa yang berlabuh digunakan untuk memberikan dorongan eksternal ini. Pesawat ruang angkasa ini, yang dirancang khusus untuk tugas-tugas tersebut, membawa bahan bakarnya sendiri, meminimalkan beban pada sumber daya ISS, dan memiliki mesin yang lebih bertenaga untuk memungkinkan penyesuaian orbital yang substansial ini.

Meski demikian, Progress Rusia saat ini adalah satu-satunya pesawat ruang angkasa yang secara resmi disetujui untuk tugas ini, karena kemampuan dan kompatibilitasnya yang telah terbukti dengan ISS. Sedangkan pesawat luar angkasa lainnya seperti Cygnus milik Northrop Grumman dan Zvezda milik Rusia dapat diadaptasi untuk tugas reboostmereka tidak diberi sanksi untuk tujuan ini dan akan memerlukan tindakan tambahan, seperti Progress yang harus mendorong Zvezda untuk melakukan tugas tersebut. NASA tidak menyukai situasi ini, itulah sebabnya mereka melakukan tes reboost dengan Cygnus.

Baca juga  Bertemu Duarte Pacheco, Dubes RI Lisabon Sampaikan Kesiapan Indonesia Jadi Tuan Rumah IPU ke-144 di Bali