Pertamina Dukung Pembangunan PLTU Suralaya dengan Suplai BBM Bio-Solar B35 Terbaik

JAKARTA, BN NASIONAL

PT Pertamina (Persero) menjalin kerja sama strategis dengan PT Indo Raya Tenaga (IRT). Kerja sama ini dalam penyediaan BBM Solar B35 untuk mendukung pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Suralaya di Cilegon, Banten. Hal ini menjadi bagian integral dalam mendukung kelancaran proyek PLTU Jawa 9 dan 10. Ini merupakan salah satu proyek PLTU terbesar di Indonesia.

Maya Kusmaya, Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga Pertamina Patra Niaga, menyampaikan komitmen Pertamina dalam menyediakan solusi energi. Juga untuk pelayanan pengiriman yang optimal untuk proyek tersebut. “Pertamina Patra Niaga berperan aktif dalam menyediakan dan mengantarkan pasokan BBM yang d iperlukan,” kata Maya.

Deny Djukardi, Executive GM Regional JBB, menjelaskan bahwa kebutuhan BBM selama pembangunan PLTU ini mencapai 33 juta liter. Atau sekitar 2 juta liter per bulan selama 1,5 tahun ke depan. Pertamina Patra Niaga memastikan penyediaan produk Bio-solar B35, yang terdiri dari campuran 35 persen minyak sawit dan 65 persen solar. Produk ini d ianggap sebagai solusi terbaik untuk mendukung pembangunan PLTU tersebut.

Baca juga  Guru Besar IPDN Tolak Usul Cak Imin Mundurkan Pemilu 2024, Khawatir Muncul Kisruh Politik Nasional

PLTU Suralaya, d ibangun di atas area reklamasi dengan kapasitas 2 x 1000 MW, memiliki progres proyek mencapai 42,92%. Fokus pembangunan saat ini terutama pada turbine building, Balance of Plant (BOP), jetty, intake, Combined Heat and Power System (CHS), dan chimney. Proyek ini menggunakan sumber daya terbesar dan d iperkirakan selesai pada tahun 2025.

Kerjasama ini menunjukkan keterlibatan Pertamina dalam mendukung proyek-proyek strategis di sektor energi, sekaligus memastikan pasokan BBM yang ramah lingkungan melalui penggunaan Bio-solar B35 untuk keberlanjutan pembangunan infrastruktur kritis.(*)