Subsidi Energi Terancam dengan Program Makan Siang Gratis, Ini Respon Menteri ESDM

JAKARTA, BN NASIONAL

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menanggapi rencana pasangan calon presiden-wakil presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka yang akan memangkas anggaran subsidi energi untuk merealisasikan program makan siang dan susu gratis.

Sebelumnya, Wakil Ketua Tim Kampanye Prabowo-Gibran, Eddy Soeparno, mengungkapkan rencana penyesuaian dana subsidi energi selama dua hingga tiga bulan setelah mereka menjabat pada Oktober 2024 mendatang.

“Kami juga akan menemukannya (biaya program Prabowo) dengan mengurangi subsidi, subsidi yang tidak perlu,” kata Eddy dalam wawancara di salah satu stasiun TV, Kamis (15/2/2024).

Eddy menjelaskan bahwa subsidi energi yang membengkak selama ini tidak tepat sasaran, dengan 80 persen dari Rp350 triliun subsidi d inikmati oleh orang-orang yang tidak memenuhi syarat.

“Saat ini kita sedang melihat subsidi energi sebesar Rp350 triliun d imana 80 persen d itargetkan untuk mereka yang tidak memenuhi syarat untuk menerima subsidi. Sehingga kami akan menyesuaikan jumlah subsidi dari subsidi yang sebenarnya,” jelas Eddy.

Baca juga  ESDM Dukung Dua Blok Migas Jadi PSN, Geng North Onstream 2028

Menanggapi hal tersebut, Arifin menyatakan bahwa pihaknya akan menunggu langkah lebih lanjut dari pemerintah terkait kebijakan tersebut.

“Ya itu kan nanti kami serahkan kebijakan sama pemerintah,” kata Arifin di Kantor D itjen Migas, Jumat (16/2/2024).*[]