Korban tewas melonjak menjadi 32.490 martir

GAZA, (Foto)

Kementerian Kesehatan di Gaza mengatakan pada hari Rabu bahwa tentara pendudukan Israel melakukan delapan pembantaian di berbagai wilayah di Jalur Gaza selama 24 jam terakhir, menewaskan sedikitnya 76 warga sipil dan melukai lebih dari 102 lainnya, sementara sejumlah besar korban masih berada di bawah pengawasan. puing-puing bangunan yang dibom atau tergeletak di jalan.

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Kesehatan menjelaskan bahwa tentara Israel membunuh dan melukai sejumlah besar warga sipil di berbagai wilayah Gaza selama 24 jam terakhir, namun hanya 178 dari mereka, termasuk 76 warga sipil, yang diangkut ke rumah sakit.

Kementerian Kesehatan menambahkan bahwa jumlah korban tewas akibat pemboman dan serangan penembakan Israel yang sedang berlangsung, yang dimulai pada 7 Oktober, meningkat menjadi 32.490 orang yang syahid dan jumlah korban luka meningkat menjadi 74.889 orang.

Baca juga  Sekjen PBB Desak Zona Demiliterisasi di Sekitar Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Ukraina

Jalur Gaza telah dibombardir tanpa henti sejak operasi lintas batas dilancarkan oleh sayap bersenjata Hamas, Brigade al-Qassam, pada 7 Oktober.

Selain banyaknya korban jiwa dan banyaknya pengungsi, makanan pokok, bahan bakar, air dan pasokan medis telah habis bagi 2,3 juta penduduk di Gaza akibat blokade ketat Israel dan kehancuran besar-besaran infrastruktur dan fasilitas.