Akting Angga Yunanda Makin Matang di Film Cinta Pertama Kedua & Ketiga

by admin
1 minutes read

Jakarta, BN Nasional — Mengangkat drama keluarga, penulis skenario dan sutradara Gin S Noer memaparkan persoalan-persoalan dalam keluarga tiga generasi. Film ‘Cinta Pertama Kedua & Ketiga’ ini sendiri mengisahkan tentang tanggung jawab utamanya anak-anak, dalam merawat orang tua tunggal.

Raja (Angga Yunanda) ingin hidup mandiri seperti kedua kakak perempuannya. Sedangkan Asha (Putri Marino) memilih untuk berbakti kepada ibunya bernama Linda (Ira Wibowo).

Linda adalah orang tua tunggal bagi Asha, ia telah mengorbankan segalanya untuk sang anak. Sementara itu Dewa (Slamet Rahardjo) ayah Raja, menyukai Linda lalu saling berbagi rasa dan berusaha menyatukan hati dengan Linda.

Di sisi lain, Raja menyukai pilihan sang ayah, sementara Asha masih meragu. Namun ketika Raja mencoba meyakinkan Asha bahwa kedua orang tua mereka cocok, Raja dan Asia malah terjebak di perasaan yang sama, dan perlahan-lahan mulai saling jatuh cinta.

Beradu peran dengan senior di perfilman Indonesia, akting Angga Yunanda makin matang. “Seperti dalam ceritanya, saya jadi anak paling kecil di keluarga ini. Dalam akting pun saya paling muda dalam film ini. Saya merasa terhormat dan bahagia bergabung dalam film ini,” ujat Angga ditemui di Epicentrum, Jakarta Selatan, Rabu, 28 Desember.

Film Cinta Pertama Kedua & Ketiga, lanjutnya, memiliki kisah yang mirip dengan kehidupan pribadinya. “Nggak tahu kenapa kalau skenario yang bikin Mbak Gina itu ada aja yang nyantol di hati. Saya merasakan hal yang sama ketika merawat bapak saya sendiri,” paparnya.

Sumber.

related posts