Bertambah 2.000 Orang, Pendatang Baru Berbondong-bondong ke IKN Nusantara

BN Nasional – Sejak dimulainya pembangunan jalan akses di wilayah Ibu Kota Negara Nusantara atau IKN Nusantara, ternyata telah berdampak pada peningkatan jumlah penduduk di sekitar kawasan IKN. Bahkan, berdasarkan data dari pemerintah daerah setempat, hingga bulan Agustus 2022 ini, tercatat telah terjadi penambahan 2.000 orang pendatang yang masuk dan menetap di sekitar IKN, khususnya di kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara Kalimantan Timur.

Hal ini seperti yang dijelaskan oleh Plt Camat Sepaku Adi Kustaman, saat ditemui awak media di kawasan Titik Nol IKN, Rabu pagi (10/8/2022).

Plt Camat Sepaku Adi Kustaman mengatakan penambahan jumlah penduduk di sekitar kawasan IKN ini mulai terjadi sejak 2 tahun lalu, atau tepatnya sejak Presiden resmi mengumumkan pemindahan Ibu Kota Negara ke wilayah Sepaku Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan timur.

Baca juga  Polisi Tutup Sementara Beberapa Titik di Monas Antisipasi Balap Liar

“Lonjakan penambahan jumlah penduduk di sekitar IKN ini, khususnya yang masuk dan menetap di Kecamatan Sepaku sebenarnya terjadi sejak 2 tahun lalu, sejak Presiden resmi mengumumkan keputusan pemindahan Ibu Kota Negara ke wilayah Sepaku ini,” kata Adi Kustaman ke reporter Beritasatu com.

Adi menjelaskan sejak saat itu memang terus terjadi penambahan jumlah penduduk yang berasal dari para pendatang, meski diakuinya penambahan jumlah penduduk yang terjadi saat itu masih belum signifikan.

“Ya sejak pengumuman Presiden itu, memang terus terjadi penambahan jumlah penduduk di wilayah kami, tetapi kan hanya sedikit dan tidak terlalu signifikan” terang Adi Kustaman.

Namun, sejak pemerintah melalui Badan Otorita IKN (BOI) bersama sejumlah kementrian terkait mulai melakukan pembangunan jalan akses untuk menyuplai pasokan logistik dan material pembangunan, jumlah penduduk di sekitar kawasan IKN terus semakin meningkat. Bahkan hingga saat ini, jumlah pendatang yang masuk dan menetap di sekitar kawasan IKN tercatat sudah mencapai lebih dari 2.000 orang.

Baca juga  Pilkada DKI Jakarta Tetap Gunakan Sistem 50 Persen Plus 1

“Ya kalau saat ini, berdasarkan data yang ada di kami, jumlah pendatang yang masuk dan menetap sudah mencapai lebih dari 2.000 orang mas” kata Adi.

Adi mengaku saat ini jumlah penduduk di sekitar kawasan IKN, khususnya yang berada di Kecamatan Sepaku telah mencapai 37.800 jiwa, dengan adanya penambahan 2.000 orang pendatang ini, maka telah terjadi lonjakan jumlah penduduk mencapai 5%. Jumlah ini diakui memang cukup tinggi jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Kendati demikian, pemerintah daerah setempat melalui kecamatan dan pemerintah desa, tidak akan menerapkan pembatasan tertentu untuk mengantisipasi lonjakan jumlah penduduk di sekitar kawasan IKN. Pihaknya hanya mengimbau agar para pendatang segera melaporkan ke ketua RT atau pun kepala desa setempat jika berniat untuk menetap atau pun tinggal selama lebih dari 2 X 24 jam.

Baca juga  Ojo Kesusu, Presiden Kembali Ingatkan Relawan agar Tak Buru-buru Tentukan Dukungan Pilpres 2024

“Tidak ada pembatasan tertentu untuk mengantisipasi lonjakan jumlah penduduk di wilayah kami. Tetapi kami hanya meminta agar para pendatang yang berniat untuk menetap dan tinggal lebih dari 2 X 24 jam untuk segera melapor ke ketua RT setempat, atau kepala desa agar bisa terus dimonitor oleh kami” tutup Adi.

 

 

Sumber.
https://www.beritasatu.com/news/962343/bertambah-2000-orang-pendatang-baru-berbondongbondong-ke-ikn-nusantara/?view=all