Jakarta, BN Nasional – Berikut hal-hal penting yang terjadi sepanjang Jumat:
– Presiden Rusia Vladimir Putin membujuk Angkatan Bersenjata Ukraina untuk menggulingkan pemerintah, dan merayu dengan mengatakan Rusia “lebih suka berunding dengan Anda” daripada dengan pemerintahan Presiden Volodymyr Zelensky.
– Putin dan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov terkena sanksi perorangan dari Amerika Serikat, Inggris, dan Uni Eropa berupa pembekuan aset. Meskipun dua orang itu belum tentu punya aset di luar negeri, secara simbolis sanksi ini cukup signifikan untuk menyatakan penolakan terhadap rezim Putin.
– Polandia dan Republik Cheska melarang maskapai-maskapai Rusia terbang di wilayah mereka.
– Polandia secara terbuka mengatakan telah mengirim bantuan amunisi ke Ukraina dan sudah sampai di tujuan. Ini merupakan bantuan militer asing pertama yang diumumkan secara terbuka sejak invasi Rusia dilakukan.
– Jepang akan menghentikan ekspor cip semikonduktor dan membekukan aset lembaga-lembaga keuangan Rusia di negaranya.
– Intelijen Inggris melakukan terobosan dengan memberi informasi-informasi penting dan rutin soal keberadaan pasukan Rusia di Ukraina lewat … Twitter.
– Militer Ukraina membagikan 18.000 pucuk senjata kepada warga sipil dan terus merekrut kaum pria sebagai pasukan cadangan melawan gempuran Rusia.
– Pengucilan terhadap Rusia di bidang olahraga berlanjut setelah FIA membatalkan balapan Formula 1 di Rusia. Sebelumnya, UEFA memindahkan lokasi final Liga Champions yang semula dijadwalkan di St Petersburg, Rusia, ke Paris.
– Dalam wawancara dengan CNN, Menlu Rusia Sergey Lavrov membuat pernyataan kontradiktif bahwa “Rusia tidak berniat menyerang rakyat dan militer Ukraina” – pada hari kedua setelah pasukan Rusia makin dalam masuk ke Ukraina.
– Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace mengatakan Rusia kehilangan 450 personel di hari pertama invasi di Ukraina dan mengulas rencana invasi itu tidak berjalan lancar karena Ukraina ternyata mampu memberi perlawanan sengit.
– Unit-unit militer Rusia sudah masuk Kiev, pasukan dalam jumlah besar sudah berada 50 km dari pusat kota. Ledakan-ledakan hebat terdengar Jumat malam. Rusia juga sudah menguasai wilayah Chernobyl dan landasan udara dekat Kiev.
– NATO akan segera mengirim “ribuan pasukan tambahan” ke Eropa Timur dan menyiagakan pasukan reaksi cepat.





