29.2 C
Jakarta

IOF melancarkan serangan besar-besaran dan kampanye penangkapan di seluruh Tepi Barat

Published:

TEPI BARAT, (PIC)

Pasukan pendudukan Israel (IOF) pada dini hari Jumat melancarkan serangan besar-besaran dan kampanye penangkapan di berbagai wilayah Tepi Barat, menyerbu banyak rumah dan melakukan operasi penangkapan di tengah bentrokan dan konfrontasi, yang mengakibatkan satu orang syahid dan beberapa orang terluka.

IOF menyerbu kota Tulkarem, Nablus, Qalqilya, dan Ramallah di Tepi Barat, dan menerobos masuk ke lingkungan sekitar dan rumah-rumah, menembak, menyerang dan menangkap warga sipil.

Di Tulkarem, seorang pemuda menjadi martir dan dua warga, salah satunya adalah anak di bawah umur, terluka tadi malam, dalam konfrontasi dengan IOF setelah mereka menyerbu kota Bala’a dan Anabta, di sebelah timur kota tersebut.

Di Nablus, sejumlah warga sipil ditembak dan terluka saat fajar pada hari Jumat dengan peluru logam berlapis karet, sementara seorang pria lainnya ditangkap dalam konfrontasi ketika tentara Israel menyerbu bagian timur kota tersebut.

Sumber lokal melaporkan bahwa IOF menembakkan peluru tajam dan peluru logam, gas air mata, dan granat kejut ke arah warga, mengakibatkan seorang warga terluka akibat peluru logam berlapis karet di kepala.

Sumber tersebut menambahkan bahwa tentara Israel menggerebek sebuah rumah di kamp pengungsi tua Askar dan membuat kekacauan di dalamnya sebelum menangkap seorang pemuda.

Di Qalqilya, seorang pemuda lainnya terluka oleh peluru Israel dalam serangan IOF di kota tersebut. IOF masuk ke beberapa lingkungan sekitar, dan menembak seorang pemuda yang sedang mengendarai sepeda, sumber lokal melaporkan. IOF menghalangi pekerjaan kru ambulans, menghancurkan monumen syahid Mahmoud Hilal di bundaran Al-Shaymaa di pusat kota, dan mengerahkan penembak jitu mereka di lingkungan Kafr Saba, tambah sumber tersebut.

Di Ramallah, pemukim fanatik Israel membakar sebuah truk Palestina di sebelah timur kota dan menyerang pengemudinya, sehingga dia mengalami luka ringan.

Namun media Israel mengklaim bahwa para pemukim melakukan serangan tersebut untuk mencegah pengiriman bantuan ke Jalur Gaza, dengan asumsi bahwa truk tersebut berisi bantuan dan menuju ke Gaza.



Related articles

Recent articles

spot_img