JAKARTA, BN NASIONAL
PADA tahun 2023, Koperasi Maju kembali menyelenggarakan Maju Festival, acara tahunan yang memadukan Pagelaran Budaya dan Pameran UMKM.
Tujuan dari acara ini adalah untuk mempromosikan nilai-nilai gotong royong, kemandirian, dan rasa keadilan, yang di tenun dalam budaya.
Dengan demikian, UMKM memiliki kesempatan untuk “naik kelas” sesuai dengan tema yang di usung.
Pernyataan ini di sampaikan oleh Ketua Dewan Pengawas Koperasi Maju, Jo Daud Dharsono, dalam acara pembukaan Maju Festival yang berlangsung di Gedung Prasadha Jinarakkhita, Jakarta Barat, pada Sabtu (21/10/2023).
Jo mengungkapkan bahwa Maju Festival berlangsung selama dua hari, yaitu pada tanggal 21-22 Oktober 2023.
Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan jaringan UMKM serta mempromosikan nilai-nilai gotong royong, kemandirian, dan keadilan berbasis budaya.
“Kami mengadakan Bazar Maju dengan total sekitar 80 stand untuk meningkatkan kapasitas dan jaringan UMKM. Kami juga berkolaborasi dengan 75 siswa dari 5 sekolah untuk program Student Preneurship Challenge (SPC), yang memungkinkan siswa belajar langsung tentang kewirausahaan,” ungkap Jo.
Selain itu, pada Maju Festival 2023 ini, ada galeri UMKM yang menampilkan sekitar 200 foto dan produk UMKM.
Acara juga mencakup seminar UMKM yang mengundang para ahli yang berpengalaman dalam berbagai bidang, serta kelas UMKM yang berkolaborasi dengan Indonesian School of Entrepreneurship (ISE).
Maju Festival ini juga mempertontonkan Pagelaran Budaya yang menampilkan sekitar 60-80 panel tentang sejarah kejayaan nusantara, mulai dari Batujaya hingga Borobudur.
Pertunjukan teater tari mengangkat nilai-nilai yang tercermin di Borobudur, seperti Wiji Winih dan Hamsa Jataka, yang bekerjasama dengan Omah Sewu Sirah Surakarta, serta kesenian gejog lesung oleh para ibu di Gunung Kidul.
Pada pembukaan acara ini, beberapa tokoh penting turut hadir, termasuk Staf Ahli Menkopolhukam Bidang Idkons, Irjen. Pol. Dr. H. Andry Wibowo S.I.K., M.H., M.Si., Anggota Dewan Pengarah BPIP, DR (HC) Sudhamek AWS, S.E., S.H, Wakil Kepala BPIH, DR. Rima Agristina, S.H., S.E., MM, Di rjen Kebudayaan, Hilmar Farid, MA, Ph.D, Di rjen Bimbingan Masyarakat Budha, Drs. Supriyadi, M.Pd, Deputi Bidang UKM, Ir. R.S.
Hanung Harimba Rachman, SE., M.S., Owner BN Media Group yang juga salah satu Dewan Pembina Pro Jurnalismedia Siber (PJS) serta sejumlah undangan lainnya.
Menteri Koordinator Bidang Kominfo, Mahfud MD, dalam sambutan tertulisnya yang di sampaikan oleh Stafsus Menko, Andry Wibowo, mengucapkan selamat atas keberhasilan Koperasi Maju sejak berdiri pada tahun 2012.
Dalam kurun waktu 12 tahun, koperasi ini telah memiliki aset lebih dari 600 miliar rupiah dengan jumlah anggota mencapai 2.065 orang.
Kemajuan yang telah di capai oleh Koperasi Maju adalah cerminan dari ekonomi Pancasila yang di jalankan dengan baik dan benar.
“Ini dapat menjadi sumber inspirasi, dorongan, dan daya tarik bagi masyarakat untuk bergabung dalam koperasi. Kita menyadari bahwa koperasi saat ini belum menjadi pilihan utama masyarakat sebagai tempat berusaha, padahal koperasi merupakan Soko Guru perekonomian nasional,” ujar Mahfud MD.
Pencapaian Koperasi Maju menunjukkan bahwa koperasi yang di kelola secara profesional, dengan sistem yang terintegrasi dengan baik, baik dari segi layanan maupun pengawasan, dapat tumbuh dan berkembang.
Ini memberikan pelajaran bahwa koperasi, sebagai gerakan ekonomi gotong royong, memiliki potensi untuk menjadi kekuatan dalam perekonomian nasional.
Pernyataan ini mencerminkan komitmen Koperasi Maju untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia.(*)





