JAKARTA, BN NASIONAL
Jakarta, BN Nasional – Arifin Tasrif, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, mengungkap proses divestasi PT Vale Indonesia.
PT Mineral Industri Indonesia (MIND ID) akan mendapat harga istimewa.
“Vale berjanji memberi harga terjangkau,” ujar Arifin di Kementerian ESDM, Jumat (3/11/2023).
Negosiasi antara MIND ID dan INCO berlangsung intensif, melibatkan Kementerian BUMN.
“Kami fokus pada kesepakatan B2B. Sektor mineral dan batubara tidak ada hambatan,” tambah Arifin.
Lebih lanjut, Indonesia bertujuan menguasai saham mayoritas. Tujuannya, meningkatkan pemanfaatan sumber daya alam dan menciptakan industri hilir baru.
Industri ini di harapkan membuka lebih banyak lapangan kerja.
“Saham pengendali akan membawa dampak luas,” tegas Arifin.
Saat ini, Vale Canada memiliki 43,79%, MIND ID 20%, Sumitomo Metal Mining 15,03%, dan publik 21,18%. Sesuai PP No. 96/2021, IUP dan IUPK harus menawarkan saham kepada pemerintah pusat, daerah, BUMN, dan BUMD.
Jika Pemerintah menyetujui perpanjangan Kontrak Karya PT Vale, di vestasi 11% saham harus segera di laksanakan.
Kontrak ini akan berakhir Desember 2025. PT Vale beroperasi sejak 1995 dengan luas wilayah 118.017 Ha.
PT Vale pertama kali menjadi perusahaan terbuka pada 1990. Pemerintah Indonesia, melalui surat Di rjen Pertambangan Umum tahun 1989, memutuskan tidak mengambil bagian saham.(*)





