PT Pertamina (Persero) membentuk satuan tugas (Satgas) Nataru untuk menjamin ketersediaan energi hingga pelosok negeri selama libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.
Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso mengatakan, Satgas Nataru akan bertugas mulai 15 Desember 2023 hingga 7 Januari 2024. Satgas ini akan bersinergi 24 jam siang dan malam untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat terpenuhi dengan baik.
Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Perusahaan Pertamina Patra Niaga Irto Ginting mengungkapkan, mobilisasi masyarakat selama Nataru d iperkirakan meningkat tajam. Untuk mengantisipasi hal ini, Pertamina memastikan penyaluran energi hingga pelosok negeri tidak ada kendala.
“Prediksi puncak libur Natal kita tanggal 22 Desember 2023, sementara puncak arus libur Tahun Baru kita prediksi 29 Desember 2023. Puncak arus balik kami prediksikan 26 Desember 2023 untuk Natal dan 1 Januari 2024 untuk Tahun Baru,” kata Irto.
Ketahanan stok energi menjelang Nataru d ipastikan mencukupi, mulai dari BBM hingga LPG.
“JBT Solar 17 hari, minyak tanah 51 hari, pertalite 19 hari, pertamax series dan perta dex series di posisi 38 sampai 76 hari. LPG di posisi 17 hari dan di lembaga penyalur kami pastikan untuk stok mencukupi,” jelas Irto.
Ketersediaan stok di daerah-daerah juga d itingkatkan hingga 3 hari dari biasanya, hal ini untuk mengantisipasi kelangkaan stok untuk masyarakat. Infratruktur energi untuk menyuplai energi juga d isiagakan.
“115 terminal BBM, 30 terminal LPG, lebih dari 7400 SPBU, dan agen LPG hampir sekitar 5000, ada satu lagi 71 Depot Pengisian Pesawat Udara yang kita siapkan untuk menyalurkan avtur ke pesawat-pesawat,” jelasnya.(*)





