Pertamina Cetak Rekor Baru di 2023, Olah 340 Juta Barel Minyak

JAKARTA, BN NASIONAL

PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), subholding Pertamina untuk bisnis refining & petrochemical, menorehkan prestasi. Untuk tahun 2023 mampu mengolah 340 juta barel minyak mentah. Capaian ini menunjukkan peningkatan 6% d ibandingkan tahun 2022, mencerminkan komitmen KPI dalam meningkatkan ketahanan energi nasional.

“Pencapaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh insan KPI. Mereka terus berinovasi dan bertransformasi untuk memberikan kinerja terbaik,” ujar Taufik Adityawarman, Direktur Utama KPI.

“Kami fokus pada empat indikator utama kinerja kilang, yaitu intake bahan baku kilang, Yield Valuable Product (YVP). Dan Energy Intensity Index (EII), serta Plant Availability Factor (PAF).”

KPI berhasil meningkatkan YVP di atas target, mencapai realisasi sekitar 83%, lebih tinggi daripada target RKAP sekitar 81%. Hal ini menunjukkan kemampuan KPI dalam menghasilkan produk bernilai tinggi. Diantara produknya gasoline, diesel, dan avtur yang d ioptimalkan sesuai dengan pergerakan crack spread.

Baca juga  Reuni Forum Alumni Aktivis Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia (FAA PPMI)

Selain itu, KPI juga berhasil meningkatkan kehandalan operasi kilang dengan PAF mencapai 95,8%, melampaui target RKAP sebesar 95%. Hal ini menunjukkan komitmen KPI dalam menjaga ketahanan dan kelancaran operasi kilang.

“Kami terus berupaya meningkatkan kinerja dan berkontribusi pada upaya Pertamina menyediakan bahan bakar yang berkualitas,” ungkap Taufik.

Penyelesaian sejumlah proyek kilang secara bertahap oleh PT KPI akan mendukung Pertamina dalam menyediakan BBM berkualitas. Juga mewujudkan ketahanan dan kemandirian energi nasional.”

Di tahun 2024, KPI menargetkan peningkatan kinerja yang lebih tinggi seiring dengan selesainya peningkatan kapasitas produksi di kilang Balikpapan. Dan kemampuannya memproduksi produk dengan kualitas tinggi setara dengan Euro 5.

Kinerja gemilang KPI berkontribusi pada penyediaan bahan bakar yang berkualitas dan terjangkau bagi masyarakat. D isamping itu, peningkatan YVP menghasilkan produk bernilai tinggi yang meningkatkan nilai tambah bagi perusahaan dan negara. Juga terjadi peningkatan PAF menunjukkan komitmen KPI dalam menjaga ketahanan dan kelancaran operasi kilang, sehingga meminimalkan risiko gangguan pasokan BBM.

Baca juga  Investasi Migas, Transisi dan Ketahanan Energi jadi Fokus IPA Tahun Ini

PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) merupakan subholding Pertamina yang fokus pada bisnis refining & petrochemical. KPI memiliki 6 kilang di Indonesia dengan total kapasitas pengolahan 1.043 juta barel per hari. KPI berkomitmen untuk menyediakan bahan bakar berkualitas dan meningkatkan ketahanan energi nasional.*[]