Tragedi Sungai Manado: Anak Terbawa Arus, Basarnas Temukan Korban Meninggal

MANADO, BN NASIONAL

Seorang anak yang terbawa arus Sungai Politeknik Manado, Sulawesi Utara (Sulut), d itemukan telah meninggal dunia, Sabtu. Demikian d isampaikan oleh Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Manado, Monce Brury, d ikutip dari Antaranews.com.

Korban, bernama Muhamad Muzair (7) dan beralamat di Perum Panda Mas Lingkungan 7 Politeknik Manado, d iketahui terperosok ke dalam selokan saat mengaji di masjid akibat hujan deras dan berusaha mengejar sandal yang hanyut.

Berdasarkan keterangan saksi mata, korban terbawa arus deras sungai pada saat itu.

Masyarakat sekitar langsung melaksanakan pencarian secara mandiri di sekitar sungai dengan bantuan tim Basarnas yang menggunakan perahu karet. Korban akhirnya d itemukan tak jauh dari lokasi awal, sekitar 500 meter dari titik kejadian.

“Tim sudah berkoordinasi dengan warga sekitar untuk melaksanakan pencarian korban. Namun, korban telah d itemukan dalam keadaan tidak bernyawa,” ungkap Monce Brury.

Baca juga  Jokowi Muluskan Jalan Freeport Perpanjang Izin Tambang Tanpa Harus Nunggu 2036

Korban langsung d ievakuasi dan dibawa pulang ke rumahnya untuk d isemayamkan.

Brury juga mengimbau agar masyarakat yang tinggal di sekitar sungai atau di daerah berpotensi banjir untuk tetap waspada mengingat curah hujan yang tinggi hingga akhir bulan Maret.

“Dalam musim hujan seperti ini, perlu diingatkan kembali kepada semua orang tua untuk selalu mengawasi anak-anak mereka dengan ketat, sehingga tragedi semacam ini tidak terulang,” tambahnya.*[]