25.4 C
Jakarta

Andhika Chrisnayudhanto : Kerja Sama Internasional Kunci Perdamaian dan Keamanan Global

Published:

JAKARTA, BN NASIONAL

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI menegaskan bahwa kerja sama internasional dalam penanggulangan terorisme adalah prasyarat penting untuk mewujudkan perdamaian, keamanan, stabilitas, dan kesejahteraan global. Hal ini disampaikan Deputi Bidang Kerja Sama Internasional BNPT RI, Andhika Chrisnayudhanto, dalam konferensi Global Security Forum (GSF) 2024 di Doha, Qatar, pada Selasa (21/5).

“Indonesia sangat percaya pada semangat multilateralisme melalui kerja sama internasional dalam mengatasi ancaman terorisme. Multilateralisme telah diadvokasi oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan pengesahan Strategi Penanggulangan Terorisme Global yang berfokus pada pencegahan terorisme, memperkuat kerja sama internasional, dan meningkatkan kapasitas nasional untuk mengatasi ancaman terorisme,”ujar Andhika Chrisnayudhanto, dikutip dari keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Jumat (24/5/24).

Andhika menekankan pentingnya agenda bersama untuk terus meningkatkan kerja sama internasional dalam menghadapi ancaman terorisme. Salah satu agenda tersebut adalah konferensi GSF 2024 di Doha, yang berlangsung dari 20-22 Mei 2024 dengan tema “Strategic Competition: The Complexity of Interdependence.”

Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Qatar, Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al-Thani, membuka acara tersebut dan menegaskan pentingnya kerja sama internasional.

“Untuk menghadapi ancaman keamanan global yang saling berhubungan, seluruh pihak dituntut untuk meningkatkan kerja sama internasional dan aktif dalam lingkup multilateral,” ujar Sheikh Mohammed. Ia menambahkan bahwa GSF 2024 menjadi platform untuk berbagi informasi, praktik baik, dan mencari solusi bersama.

Konferensi ini dihadiri oleh pejabat tinggi pemerintah, diplomat, komunitas intelijen, pelaku industri, akademisi, dan jurnalis. Selain terorisme, topik lain yang dibahas meliputi manajemen rantai pasok, perubahan iklim sebagai pengganda ancaman, ketahanan energi, teknologi penting seperti semikonduktor kelas atas, kerawanan pangan, serta praktik penyanderaan oleh aktor negara dan non-negara, termasuk dampak peristiwa Gaza terhadap keamanan global.

GSF 2024 merupakan agenda tahunan yang diadakan oleh The Soufan Center, sebuah organisasi non-profit independen yang menghasilkan penelitian, analisis, dan dialog strategis terkait kebijakan luar negeri dan tantangan keamanan global, termasuk penanggulangan ekstremisme berbasis kekerasan dan terorisme.**

Sumber : Antaranews

Related articles

Recent articles

spot_img