ESDM Dorong Energi Terbarukan untuk NZE 2060

JAKARTA, BN NASIONAL.

TARGET NZE 2060 mendapat dukungan penuh dari Kementerian ESDM. Program energi terbarukan menjadi fokus utama dalam strategi nasional.

Inisiatif ini tercantum dalam Rencana Umum Ketenagalistrikan Nasional (RUKN). Program ini d iumumkan pada Seminar Hari Listrik Nasional ke-78.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan, Jisman Hutajulu, memaparkan program tersebut di Tangerang. “Transisi energi kita harus berkelanjutan,” ucap Jisman, Selasa (14/11/2023).

Jisman menyatakan bahwa keseimbangan antara kebutuhan energi dan pengurangan emisi d iperlukan. Pertumbuhan listrik d iproyeksikan meningkat 3,6 – 4,2% per tahun.

Berbagai sumber energi terbarukan sudah mulai d ikembangkan. PLTS akan berkembang pesat pada 2030, d isusul PLTB pada 2037.

PLTP juga akan d iperluas. Teknologi modern akan meningkatkan kapasitas hingga 22 GW.

Darmawan Prasodjo dari PLN menekankan tantangan perubahan iklim. “Kita berupaya mengurangi emisi karbon,” kata Darmawan.

Baca juga  Presiden Lantik Anggota Baru Komisi Kejaksaan RI Masa Jabatan 2024-2028

Inisiatif ini berarti untuk generasi mendatang. Tujuannya adalah memperlambat pemanasan global, kata Darmawan.

Inisiatif pemerintah ini menunjukkan komitmen Indonesia. Tujuannya adalah pembangunan berkelanjutan dan tanggung jawab lingkungan.

Tantangan yang d ihadapi tidak hanya terletak pada perubahan iklim. Termasuk pada kebutuhan untuk energi terjangkau dan dapat d iakses.

RUKN tidak hanya fokus pada pengurangan emisi. Dan pada aspek ketersediaan, keandalan, dan akses energi.

Pemerintah berharap bahwa dengan langkah ini, Indonesia tidak hanya akan mencapai target NZE. Tetapi dapat memperkuat kedaulatan energi.

Upaya terintegrasi antara pemerintah, industri, dan masyarakat menjadi kunci. Ini akan menuju Indonesia yang lebih hijau dan lestari.(*)