ESDM Resmikan 51 Penyalur BBM Satu Harga di Daerah Terpencil

JAKARTA, BN NASIONAL

MENTERI Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif meresmikan penyaluran BBM Satu Harga di 51 titik terpencil, termasuk di Papua dan Maluku, Aceh, NTT, dan Kalimantan Tengah.

“Kami meresmikan SPBU yang menyamakan harga BBM dengan daerah lain, termasuk Jakarta,” ucap Arifin di Terminal BBM Sorong, Papua Barat Daya.

Program ini adalah realisasi dari mandat Presiden Jokowi, menghapus disparitas harga energi antardaerah.

Arifin menjelaskan, perbedaan harga BBM sebelumnya disebabkan oleh jarak dan transportasi.

“Namun, dengan program ini, Pertamina bertugas mendistribusikan BBM subsidi dengan margin yang tidak memberatkan, namun juga tidak merugi,” terang Arifin.

Arifin menambahkan, Pertamina menanggung biaya distribusi, dengan tujuan untuk kembali ke masyarakat.

“Keuntungan Pertamina diatur agar tidak terlalu besar,” tambahnya.

Dengan peresmian ini, penyalur BBM Satu Harga tahun 2023 mencapai 80 titik, mendekati target 89 titik.

Baca juga  PTBA Targetkan Produksi Batubara 60 Juta Ton di Tahun 2026

“Kami akan bekerja sama dengan pemerintah daerah dan stakeholder untuk identifikasi lokasi baru yang membutuhkan dukungan,” ujar Arifin.

Program ini juga d iharapkan mengurangi kebocoran BBM, memastikan harga tetap terjangkau. Menteri ESDM mengingatkan pentingnya efisiensi dalam penggunaan energi, menekankan sumber fosil yang terbatas.

Arifin menutup dengan pesan ke Pertamina dan BPH Migas untuk memastikan ketersediaan BBM, khususnya saat musim angin barat yang dapat mengganggu logistik.

“Laporkan segera jika ada potensi kelangkaan,” tegas Arifin.(*)