Film Ranah 3 Warna Jadi Film Pembuka di Jakarta Film Week 2021

by admin
2 minutes read

Jakarta, BN Nasional — “Adalah sebuah kehormatan tersendiri bahwa World Premiere film Ranah 3 Warna menjadi film pembuka di ajang JFW. Film ini adalah film yang sangat sarat pesan moral. Terlebih melalui Official Selection JFW, saatnya dunia memandang Indonesia lewat karya dalam hal ini Ranah 3 Warna, yang bisa menjadi representasi Indonesia di mata internasional,” ungkap Titan dalam keterangannya, Jumat (19/11/2021).

Sementara Sutradara film Ranah 3 Warna, Guntur Soeharjanto juga mengaku terharu dengan penunjukan film garapannya untuk diputar di JFW tahun 2021 ini. Lantaran film Ranah 3 Warna diadaptasi dari novel laris karya Ahmad Fuadi dengan judul yang sama. Ranah 3 Warna merupakan bagian kisah trilogi seorang pemuda bernama Alif Fikri dalam meraih cita-citanya.

“Film ini berkisah tentang seorang pemuda yang sudah berusaha sekuat tenaga untuk meneruskan pendidikan, tetapi belum juga berhasil. Sebelumnya menggunakan frasa Man Jadda Wa Jadda, tetapi ternyata perlu juga adanya kesabaran, Man Sabhara Zhafira dan kita bangga film ini bisa dipilih sebagai film pembuka di ajang JFW,” terang Guntur.

Film Ranah 3 Warna sebenarnya sudah dinantikan oleh para penggemar novel laris karya Ahmad Fuadi. Namun lantaran pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia membuat film garapan MNC Picture itu baru akan mulai tayang di awal tahun 2022 mendatang. Namun di JFW 2021 ini, film ini akan diputar perdana sebagai film pembuka di ajang JFW.

21″Terima kasih Jakarta Film Week karena memilih kami sebagai pembuka karena bahkan pemain belum pernah nonton film ini. Kami bangga ini menjadi pembuka buat festival ini. Kami berharap mudah-mudahan film ini bisa diterima, dimana rencana bisa tayang tahun depan bisa terealisasi,” tandasnya.

Film Ranah 3 warna ini diperankan oleh Arbani Yasiz, Amanda Rawles dan Teuku Rassya dimana film yang diproduksi MNC Pictures tersebut juga akan dibintangi sejumlah pemain senior seperti Maudy Koesnaedi, David Chalik, Donny Alamsyah dan Tanta Ginting.

Sumber.

related posts