JAKARTA, BN NASIONAL.
PRESIDEN Joko Widodo membawa kabar progresif dari kunjungannya ke AS. Agenda utamanya mencakup pembahasan penambahan saham PTFI sebesar 10 persen ke pemerintah Indonesia.
Dalam pertemuan dengan Chairman Freeport McMoRan, Ricard Adkerson, di Washington DC, Jokowi d idampingi oleh pejabat tinggi, termasuk Erick Thohir, Airlangga Hartarto, Retno Marsudi, dan Arifin Tasrif.
“Kami hampir finalisasi penambahan saham Freeport dan perpanjangan izin tambang 20 tahun,” ujar Jokowi, optimis tentang penyelesaian di akhir bulan.
Erick Thohir, Menko Marves ad interim, menggarisbawahi pertumbuhan hubungan Indonesia-AS, khususnya dalam perdagangan yang surplus USD16 miliar. “Investasi AS di Indonesia kini peringkat empat, meningkat signifikan,” ungkap Erick.
Presiden Jokowi mendorong investasi AS, termasuk dari Freeport, yang kini 51 persennya d ikuasai BUMN Indonesia.
Erick juga menyoroti hilirisasi Freeport, yang tidak hanya menambang emas dan tembaga tetapi telah membangun smelter di Surabaya. “Kami bertransformasi dari pertambangan murni menjadi industrialisasi,” terangnya.
Freeport berkomitmen untuk ekspansi, termasuk pembangunan smelter baru di Fakfak, Papua Barat, tambah Erick.(*)





