Jakarta, BN Nasional – PT Bukit Asam Tbk (PTBA) pada tahun 2022 memproduksi batubara sebanyak 37,1 juta ton dan penjualan sebanyak 31,7 juta ton. Produksi sebanyak itu, PTBA tidak melakukan ekspansi terhadap proses penambangannya.
Direktur Utama PTBA Arsal Ismail mengatakan, PTBA memiliki sumber daya yang lebih dari 15 miliar metrik ton, dari 15 miliar ton tersebut yang terukur sebanyak 3 miliar ton.
“PTBA sebenaranya tetap melakukan ekspansi, tapi selektif. Kami lebih fokus dengan kondisi yang eksisting daripada yang tidak,” kata Arsal kepada wartawan, Jakarta, Kamis (9/3/2023).
Dengan sumber daya terukur sebanyak 3 miliar metrik ton tersebut, PTBA memilih untuk mengoptimalkan yang sudah ada sembari melakukan program hilirisasi dari pemerintah.
“Yang eksiting ini kita optimalkan, tidak hanya menjual tapi mendukung program pemerintah untk melakukan hilirisasi,” jelasnya.
Saat ini PTBA juga sedang menyesuaikan Nett Zero Emission (NZE) dengan target pemerintah pada tahun 2060, penerapan Energi Baru Terbarukan (EBT) juga harus dipikirkan oleh PTBA.
“Fokus lain kami harus menyesuaikan NZE tidak bisa kita hindari, kami sudah mulai melakukan divertivikasi yang perluasannya tidak ke fosil tapi juga ke EBT termasuk hilirisasi,” jelas Arsal.
“Ekspansi tetap kita lihat seleitin kalau ada diberikan kesempatan pemerintah, kita akan masuk kesana,” tambahnya. (Louis/Rd)





