Polda Metro Jaya: Berkas Kasus Firli Bahuri Masih Diproses, Tunggu Petunjuk JPU

by admin
2 minutes read

JAKARTA, BN NASIONAL

Polda Metro Jaya mengungkapkan bahwa berkas perkara mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri, yang d ikembalikan oleh Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, masih dalam proses pemenuhan petunjuk dari Jaksa Penuntut Umum (JPU).

“Dalam proses pemenuhan petunjuk koordinasi dari JPU, kita masih dalam progres. Saat ini, proses tersebut masih terus berlanjut,” kata D irektur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Ade Safri Simanjuntak saat d imintai konfirmasi di Jakarta, pada hari Selasa (13/02/2024).

Ade Safri menegaskan bahwa tidak ada hambatan yang signifikan dalam proses tersebut.

“Kami akan segera mengembalikan berkas perkara tersebut. Hal ini merupakan kelengkapan petunjuk dari hasil koordinasi dengan JPU,” tambahnya d ikutip dari Antaranews.com.

Menanggapi penyebab pengembalian berkas Firli oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta ke penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (D itreskrimsus) Polda Metro Jaya, Ade Safri menyatakan komitmennya untuk segera memenuhi kekurangan berkas tersebut.

“Hanya ada beberapa tambahan keterangan yang d iperlukan, dan itu dapat kami pastikan akan kami penuhi,” ungkapnya.

Kejati DKI Jakarta telah menyatakan bahwa berkas perkara mantan Ketua KPK Firli Bahuri yang telah d iserahkan oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya belum lengkap.

“Tim penuntut umum berpendapat bahwa hasil penyidikan belum lengkap,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati DKI Jakarta, Syahron Hasibuan, dalam keterangan tertulis yang d iterima di Jakarta, pada hari Jumat (2/2).

Syahron menjelaskan bahwa hasil penyidikan berkas perkara tersebut telah d ilakukan penelitian sesuai pasal 110 dan pasal 138 (1) Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

“Oleh karena itu, berkas tersebut telah d ikembalikan kepada penyidik d isertai petunjuk untuk penyempurnaan hasil penyidikan pada hari Jumat, tanggal 2 Februari 2024,” kata Syahron.

Dia menambahkan bahwa berkas tersebut telah d ikembalikan Kejati kepada penyidik d isertai petunjuk untuk penyempurnaan hasil penyidikan.*[]

related posts