Presiden Biden Nyatakan Keadaan Darurat di Kentucky

by admin
1 minutes read

Jakarta, BN Nasional — Biden juga segera memerintahkan bantuan federal untuk melengkapi tanggapan dari otoritas negara bagian dan lokal. “Ini adalah tragedi. Dan kami masih belum tahu berapa banyak nyawa yang hilang dan tingkat kerusakan total,” kata Biden kepada wartawan.

Biden mengatakan dia akan meminta Badan Perlindungan Lingkungan dan pihak terkait lainnya untuk meneliti apakah bencana ini akibat dari perubahan iklim. “Mengakui bahwa kemungkinan bencana cuaca yang lebih sedikit, tidak adanya gerakan lanjutan dalam menangani pemanasan global, tidak akan terjadi,” katanya.

Biden juga mengatakan pertanyaan jangka panjang, di luar tanggapan langsung. Dia menyinggung tentang sistem peringatan tornado.

“Salah satu pertanyaan yang akan saya ajukan, saya yakin, adalah: Peringatan apa yang ada? Dan apakah itu cukup kuat dan apakah itu diindahkan?” kata Biden.

Sebelumnya, Biden telah berbicara dengan gubernur dari lima negara bagian yang dilanda badai, yakni Arkansas, Illinois, Kentucky, Missouri dan Tennessee untuk menyampaikan belasungkawa dan komitmen untuk memberikan bantuan dengan cepat.

Badan Manajemen Darurat Federal (FEMA) mengirim personil tanggap darurat, air, dan komoditas lain yang dibutuhkan ke tujuh negara bagian yang terkena dampak. Biden telah memerintahkan lonjakan sumber daya ke lokasi dengan kebutuhan terbesar yang akan membuat sumber daya dan personel federal lainnya tersedia.

Menurut peramal cuaca, badai kali ini merupakan yang tak biasa di bulan-bulan musim dingin ini. Badai telah menghancurkan pabrik lilin dan stasiun pemadam kebakaran di salah satu kota di Kentucky. Badai juga menghancurkan panti jompo di Missouri, dan menewaskan sedikitnya dua pekerja di gudang Amazon di Illinois.

Sumber.

related posts