PAPUA, BN NASIONAL – Kepala BPH Migas temukan kekurangan dalam distribusi BBM di Sorong, Papua Barat. Inspeksi lapangan mengungkap perlunya peningkatan fasilitas dan manajemen di SPBU.
Erika, Kepala BPH Migas, menyoroti kebutuhan sosialisasi dan administrasi yang lebih baik di SPBU.
Beliau mendesak perlunya pencatatan dan pelaporan bulanan yang belum d ilaksanakan.
Temuan menunjukkan CCTV SPBU tidak dipantau via monitor TV, hanya lewat ponsel. Erika rekomendasikan perbaikan, termasuk penyimpanan rekaman CCTV selama satu bulan, sesuai ketentuan.
“Ada ruang perbaikan untuk memastikan distribusi BBM bersubsidi berjalan dengan baik dan sesuai regulasi,” ucap Erika.
Iwan Prasteya Adhi, Anggota Komite BPH Migas, menekankan pentingnya SPBU dalam melayani masyarakat dengan fasilitas pengawasan yang memadai.
“SPBU harus segera meningkatkan standar layanan dan manajemen administrasi untuk akuntabilitas,” ujar Iwan.
Menanggapi temuan BPH Migas, Nuriva Joko Wibowo dari Pertamina Patra Niaga Papua Barat berjanji akan segera melakukan perbaikan yang d iperlukan.
“Kami akan segera melakukan perbaikan untuk memenuhi standar yang telah d itetapkan,” tutur Nuriva.(*)





