Ungkap Kasus Bridadir J Lewat SCI, Kapolri Bekerja dengan Baik

Jakarta, BN Nasional – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan jajaran Polri dinilai telah bekerja dengan baik dalam mengungkap kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J. Apalagi, pengungkapan kasus itu dengan menggunakan proses scientific crime investigation (SCI).

“Penetapan FS (Ferdy Sambo, Red) sebagai tersangka melalui proses scientific crime investigation dengan tingkat akurasi 90 persen,” ujar aktivis hak asasi manusia (HAM) Natalius Pigai seperti dikutip dari akun Twitter-nya, Selasa (16/8/2022).

Dikatakan, dengan proses SCI dalam penyelidikan kasus Brigadir J, maka kerna Polri di bawah kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit terukur, profesional dan efektif. Penetapan tersangka, ujar Pigai, tidak ditentukan oleh individu di Kepolisian, melainkan hasil kerja tim.

Untuk itu, Pigai meminta Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, tidak men-downgrade Kapolri dengna pernyataan-pernyataannya.

Baca juga  Terkait Seruan Tolak Bayar dan Lapor SPT, Dirjen Pajak: Pisahkan Antara Kasus dan Kewajiban Masyarakat

“Tersangka tidak ditentukan individu, tetapi Tim. Jangan downgraded Kapolri, Pak Mahfud. Beliau sedang bekerja baik,” ujar mantan Komisioner Komnas HAM itu.

Sebelumnya diberitakan, Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan pengungkapan kasus pembunuhan Brigadir J merupakan komitmen Polri sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Ini juga merupakan komitmen kami dan menjadi penekanan Bapak Presiden untuk mengungkap kasus ini secara cepat, transparan, dan akuntabel,” kata Jenderal Listyo Sigit dalam konferensi pers di Mabes Polri, Selasa (9/8/2022).

Kapolri menegaskan, Presiden Jokowi telah memerintahkan agar jangan ada keragu-raguam dan jangan ada yang ditutup-tutupi dalam mengungkap kasus ini. Presiden meminta agar jangan sampai kepercayaan masyarakat terhadap Polri menurun.

Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Ahmad Fahrur Rozi mengatakan, Kapolri telah membuktikan bahwa Polri telah sejalan dengan Presiden Jokowi. PBNU, kata Fahrur Rozi, mendukung langkah Jenderal Listyo Sigit membongkar tuntas kasus kematian Brigadir J tersebut.

Baca juga  Sekjen DPR Terseret Korupsi Rumah Jabatan, Bukti Mengalir, Tersangka Dicegah!

Fahrur juga mengapresiasi ketegasan dan keberanian Kapolri mengungkap kasus Brigadir J. Ia juga bersyukur kebenaran atas kasus ini sudah mulai terungkap.

Apresiasi atas kinerja Kapolri juga disampaikan Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI). GMKI menilai Kapolri tetap konsisten dengan presisi dan menjalankan instruksi Presiden Jokowi.

“Kami mengapresiasiJenderal Sigit yang berhasil mengungkap dengan tenang, tidak ojo kesusu, istilah Pak Jokowi,” ujar Ketua Umum GMKI, Jefri Edi Irawan Gultom, di Jakarta, Kamis (11/8/2022).

Ketua Setara Institute Hendardi mengatakan, Jenderal Listyo Sigit telah lulus melewati ujian terberat. “Kasus ini sungguh menjadi ujian terberat bagi Kapolri. Akhirnya Jenderal Listyo Sigit Prabowo lulus dari ujian tersebut,” ujar Hendardi.

 

 

Sumber.
https://www.beritasatu.com/news/964723/ungkap-kasus-bridadir-j-lewat-sci-kapolri-bekerja-dengan-baik/?view=all