Unhan RI dan BRIN Kolaborasi Riset Nuklir

JAKARTA, BN NASIONAL – Universitas Pertahanan Indonesia (Unhan RI) tengah mempersiapkan diri untuk berkolaborasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Fokus utama dari kolaborasi ini adalah penelitian bahan nuklir dan strategi mitigasi bencana nuklir.

Selama kunjungan tim BRIN ke Unhan RI, Rektor Jonni Mahroza mengungkapkan rencana tersebut. “Unhan RI siap terlibat dalam riset strategis,” katanya, Rabu (1/11/2023). “Adapun, topik riset akan melibatkan berbagai disiplin ilmu di kampus,” tambahnya.

Rencana kolaborasi ini di rancang untuk bertahan jangka panjang, dengan rencana seminar tahunan untuk menilai progres.

Sebagai tanggapan, Syaiful Bakhri dari BRIN menyatakan, “Tujuan kami mengunjungi adalah untuk mengeksplorasi kerjasama yang akan memperkuat sistem pertahanan dan sumber daya manusia.” Terutama, penjajakan ini menekankan pentingnya teknologi nuklir dalam konteks pertahanan.

Lebih lanjut, Syaiful menegaskan betapa pentingnya penguasaan teknologi nuklir. Selain itu, ia mendukung pengembangan laboratorium terpadu yang memenuhi standar nasional dan internasional.

Baca juga  Presiden Jokowi Berangkat ke AS, Akan Bertemu CEO Besar, Kemala Harris, hingga Joe Biden

Mengikuti ini, Wakil Rektor IV Unhan RI, Susilo Adi Purwantoro, menekankan komitmen Indonesia. “Kami berkomitmen pada pengembangan nuklir yang damai,” ujarnya. Pernyataan ini selaras dengan Traktat Non-Proliferasi Nuklir yang telah Indonesia tandatangani.

Untuk memperkuat sumber daya manusia, BRIN menawarkan program pendidikan bagi mahasiswa Unhan RI. Ini termasuk praktik lapangan dan kesempatan penelitian.

Riset yang akan di lakukan mencakup fisika dan teknologi pertahanan. Dengan demikian, aplikasi CBRN (Chemical, Biological, Radiological, and Nuclear) menjadi salah satu fokus utama. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan penguasaan teknologi militer dan kemampuan forensik nuklir.

Akhirnya, sinergi ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan nasional melalui penggunaan teknologi nuklir yang bertanggung jawab.(*)