JAKARTA, BN NASIONAL.
MENTERI Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif, menjelaskan bahwa pemerintah berencana untuk menghubungkan sumber listrik antara Pulau Jawa dan Sumatera melalui proyek interkoneksi.
Menurut Arifin Tasrif, saat ini transmisi high voltage di rect current (HVDC) di Pulau Sumatera hanya mencapai Provinsi Sumatera Selatan, yang mengakibatkan keterbatasan dalam mendistribusikan listrik ke daerah lain di Sumatera.
“Kondisi ini memerlukan peningkatan infrastruktur listrik untuk memenuhi permintaan yang semakin meningkat, terutama di wilayah Sumatera,” ungkap Arifin Tasrif.
Arifin Tasrif juga mengungkapkan bahwa pemerintah telah menjalin kerja sama dengan perusahaan transmisi asal China, State Grid China, yang memiliki pengalaman dan kapabilitas dalam mengoperasikan infrastruktur listrik besar.
Mereka tengah berkolaborasi dengan PT PLN (Persero) untuk merencanakan dan mengembangkan proyek interkoneksi antara Pulau Jawa dan Sumatera.
“Kerja sama dengan State Grid China adalah langkah strategis yang di ambil untuk memastikan efisiensi dan keberlanjutan pengembangan infrastruktur transmisi energi di Indonesia,” kata Arifin Tasrif.
Selain merencanakan interkoneksi antara Pulau Jawa dan Sumatera, pemerintah juga sedang mengevaluasi proyek serupa yang akan menghubungkan Ibu Kota Nusantara dengan Sulawesi.
Hal ini di harapkan akan membentuk super grid yang dapat mendistribusikan listrik lebih efisien ke berbagai daerah di Indonesia.
“Langkah-langkah ini adalah bagian integral dari upaya pemerintah dalam memastikan pemanfaatan sumber daya energi secara optimal di seluruh negeri,” tambah Arifin Tasrif.(*)





