Presiden Groundbreaking Pabrik Pupuk di Papua Sebagai Hilirisasi Sektor Energi

PAPUA, BN NASIONAL

PRESIDEN Joko Widodo menandai d imulainya Proyek Strategis Nasional Kawasan Industri Pupuk Fakfak.

Acara groundbreaking ini menandai langkah maju dalam hilirisasi energi, mendukung perekonomian lokal.

Presiden mengemukakan pentingnya kawasan timur memiliki industri pupuk sendiri, mengurangi ketergantungan pada pasokan dari barat.

“Kami ingin keseimbangan industri antara barat dan timur Indonesia,” ujar Jokowi.

Lapangan Gas Asap, Kido, Merah (AKM) di Teluk Bintuni akan menjadi sumber gas industri pupuk baru ini, mendukung inisiatif petrokimia pertama di Indonesia Timur.

“Proyek AKM akan memperkuat kapasitas petrokimia dan menyokong Pupuk Kaltim di Fakfak,” tambah Agus Cahyono Adi dari Kementerian ESDM.

Genting Oil Kasuri Pte. Ltd. (GOKPL) mengoperasikan Proyek AKM, dengan rencana pengembangan gas yang telah d isetujui pada Februari 2023.

Dengan investasi USD3,37 miliar, AKM d iharapkan mendongkrak produksi nasional dan lapangan kerja, khususnya di Teluk Bintuni dan Fakfak.

Baca juga  Sindiran PKS Soal Tingginya Kepuasan Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf : Coba Disurvei Setelah Permenaker 2/2022

“Ini adalah langkah maju dalam usaha kita mencapai target produksi nasional 1 juta barel di 2030,” kata Presiden, menekankan kontribusi AKM pada target nasional.

Pembangunan kawasan industri ini juga d iharapkan meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal melalui penciptaan lapangan kerja dan pengembangan ekonomi regional.(*)