Kementerian ESDM Terima 15 Mobil Listrik dari Korea untuk Transisi Energi

JAKARTA, BN NASIONAL

Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menerima hibah berupa 15 unit mobil listrik dari Republik Korea melalui proyek kerja sama hibah “Installation of Solar Charged EV System in Indonesia”.

Plt. D irjen EBTKE Kementerian ESDM, Jisman P. Hutajulu, menerima langsung hibah tersebut dari Wakil Menteri Perdagangan Republik Korea, Dr. Byung Nae Yang.

Hibah ini merupakan bagian dari implementasi Memorandum of Understanding (MoU) tentang Kerjasama Proyek Percobaan Sistem Pengisian untuk Kendaraan Listrik. Proyek kerja sama ini antara Pemerintah Indonesia melalui Direktorat Jenderal EBTKE dan Pemerintah Korea melalui Korea Institute of Advancement Technology. Durasi hibah adalah 4 (empat) tahun, dari Mei 2022 hingga Desember 2026.

Jisman menyatakan bahwa kerja sama ini bertujuan untuk mempercepat transisi energi dalam sektor transportasi.

Baca juga  Deadline Tinggal Satu Minggu, Amman Masih Belum Dapatkan Nominal Sanksi Keterlambatan Pembangunan Smelter

“Pemerintah Indonesia menyambut baik serah terima 15 unit mobil listrik ini sebagai bagian komitmen kedua pemerintah dalam melaksanakan upaya percepatan transisi energi pada sektor transportasi, termasuk pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia,” kata Jisman saat serah terima hibah di Jakarta, Senin (4/3/2024).

Dia juga menambahkan bahwa Kementerian ESDM telah menetapkan beberapa peraturan untuk mendukung penerapan kendaraan listrik dan mempromosikan penyediaan infrastruktur pengisian daya ulang kendaraan listrik.

“Pada tahun 2023, telah d ibangun 482 stasiun pengisian kendaraan listrik, termasuk 1.303 stasiun baterai tukar yang tersebar di fasilitas umum seperti stasiun gas, perkantoran, pusat perbelanjaan, area parkir, dan hotel,” jelasnya.

Indonesia memiliki cita-cita untuk menjadi pusat industri baterai global dan manufaktur kendaraan listrik. Dengan target memiliki 2 juta mobil listrik dan 13 juta kendaraan roda dua listrik pada tahun 2030, Indonesia berharap dapat mengurangi konsumsi energi dan emisi.

Baca juga  PLN Kerja Sama dengan Perusahaan Korea Siapkan Implementasi Teknologi CCUS di PLTU

“Kami mengapresiasi komitmen Pemerintah Korea dan berharap dapat terus bekerja sama dalam transisi energi untuk mengakselerasi ekosistem kendaraan listrik di Indonesia,” tambah Jisman.*[]