Bendahara DPD PJS Sumut Samuel Tampubolon Diduga Dianiaya Kapolres Labuhanbatu

MEDAN, BN NASIONAL

Di tengah perayaan Hari Pers Nasional (HPN) yang d itutup oleh Presiden Joko Widodo di Ancol Jakarta Pusat, Selasa (20/2/2024), sebuah kabar mengejutkan datang dari Labuhanbatu, Sumatera Utara. Seorang wartawan bernama Samuel Tampubolon, yang juga kontributor TribrataTV dan klikindonesia.co, d iduga mengalami penganiayaan oleh oknum Kapolres Labuhanbatu, AKBP Bernhard L. Malau.

Menurut keterangan Samuel, yang juga Bendahara DPD Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Sumatera Utara, penganiayaan tersebut terjadi di depan Hotel Nuansa Jalan Sisingamangaraja Rantauprapat, Rabu (21/2/2024) malam sekitar pukul 20.00 WIB.

“Sebelumnya, saya memang sudah ada janji bertemu dengan Kapolres melalui Kasat Narkoba AKP Roberto P Sianturi. Namun entah mengapa, saya justru d ipukul seperti ini,” kata Samuel saat bercakap via telepon dengan Ketua Umum DPP PJS Mahmud Marhaba.

Atas kejadian tersebut, berbagai kecaman dan tuntutan datang dari organisasi jurnalis, termasuk PJS.

Baca juga  Ramai-ramai Pemerintah Bantah Tudingan Kemenlu AS Soal PeduliLindungi Langgar HAM

Ketua DPD PJS Sumatera Utara, Sofyan Siahaan, mengecam keras tindakan kekerasan tersebut.

“Aparat penegak hukum yang seharusnya melindungi dan mengayomi justru melakukan tindak kekerasan, ini tidak bisa d itolerir. Apalagi d ilakukan oleh seorang Kapolres bersama beberapa anggotanya,” tegas Sofyan.

Ia meminta kepada Kapolri dan Kapolda Sumut untuk segera menindak Kapolres Labuhanbatu dan beberapa personil lainnya yang ikut memukul, termasuk Kasat Narkoba.

“Tindakan ini sangat mencoreng nama baik institusi kepolisian. Di saat Kapolri tengah gencar membangun image baik kepolisian, justru d irusak oleh jajarannya,” ujarnya lagi.

“Kami desak Kapolri mencopot AKBP Bernhard Malau dari jabatannya karena tidak mencerminkan aparat penegak hukum yang baik, melindungi dan mengayomi masyarakat,” kata Sofyan.

Ketua Umum DPP PJS, Mahmud Marhaba, sangat menyayangkan tindakan aparat sekelas Kapolres melakukan tindakan brutal tersebut.

Baca juga  Layanan Anteraja dan Autopedia Kerek Optimisme Adi Sarana Milik Konglomerat TP Rachmat Targetkan Pendapatan dan Laba Tumbuh Hingga 30 Persen

“D imana-mana, jika ada sesuatu yang membuat seseorang tersinggung, maka sebaiknya d ilakukan melalui proses hukum, bukan main hakim sendiri,” ungkap Mahmud yang juga Ahli Pers Dewan Pers.

D irinya pun menambahkan, jika itu terkait dengan karya jurnalistik, maka harus d iselesaikan di Dewan Pers.

“Jika berperkara dengan karya jurnalistik, lakukanlah hak jawab atau hak koreksi. Semua bermuara ke Dewan Pers, bukan d ilakukan dengan tangan besi, apalagi sekelas Kapolres,” ungkap Mahmud.

Mahmud pun mendukung apa yang menjadi tuntutan Ketua DPD PJS Sumut, Sofyan Siahaan, d imana meminta Kapolri dan Kapolda Sumut bertindak secara profesional kepada setiap pimpinan atau anggota Polri yang melakukan kesalahan fatal hingga mencoreng nama institusi wajib d itindaki secara tegas.

Hingga saat ini, Samuel Tampubolon telah d irujuk ke Rumah Sakit di Medan akibat benturan keras yang mengenai kepalanya.

Baca juga  Habibie Center Kritik Indeks Demokrasi RI Turun, Singgung Sosok Hitler

“Kami dari PJS sedang mendampingi Samuel bersama kuasa hukum untuk melaporkan tindakan dugaan penganiayaan ke Propam Polda Sumut,” ungkap Sofyan kepada Ketum DPP PJS.

Kapolres Labuhanbatu, AKBP Bernhard L. Malau yang d imintai tanggapannya oleh Pemred klikindonesia.co melalui chat wahtapp di nomor 08137512XXXX menyatakan jika d irinya tidak melakukan pemukulan.

“Itu tidak benar bang. Tidak ada yang pukul dia, kalau saya marah iya,” ungkap Kapolres d isela-sela menghadiri silaturahim Pj Gubernur Sumatera Utara, Rabu (21/02/2024).*[]