25.4 C
Jakarta

JTB di Jawa Timur Berhasil Produksi Gas 192 Juta Kaki Kubik per Hari

Published:

JAKARTA, BN NASIONAL

Lapangan Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) di Jawa Timur yang d iperasokan oleh PT Pertamina (Persero) melalui Subholding Upstream PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Zona 12, Regional Indonesia Timur berhasil mencapai produksi gas sebanyak 192 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) dengan stabil untuk jangka waktu yang panjang.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso mengatakan, Pertamina berupaya meningkatkan produksi migas untuk menjalankan perannya menjaga ketahanan energi nasional.

“Pertamina terus mendorong tercapainya target produksi di sektor hulu termasuk gas. Kami mengapresiasi pencapaian PEPC terutama Zona 12 yang telah berhasil mencapai produksi full capacity,” kata Fadjar dalam keterangan tertulisnya, Rabu (29/5/2024).

General Manager PEPC Zona 12 Mefredi mengatakan, pencapaian ini merupakan hasil kerja keras pekerja menjalankan Gas Processing Facility (GPF) atau plant Lapangan JTB secara kontinyu selama 7 X 24 jam untuk memenuhi target produksi sales gas full capacity sebesar 192 MMSCFD dalam rangka memenuhi kebutuhan gas Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Produksi gas dengan kapasitas penuh yang d icapai pada Rabu (22/5/2024) tersebut telah melebihi persyaratan kontraktual JTB Project untuk melakukan performance test Gas Processing Facility (GPF) selama 3 X 24 jam.

“Kami sangat bangga bertepatan dengan semangat Kebangkitan Nasional, JTB mempersembahkan produksi full capacity 192 juta MMSCFD. Ini merupakan upaya terbaik anak bangsa untuk Indonesia Emas. Produk JTB yang 100% berupa gas juga merupakan kontribusi kami terhadap capaian agenda global terhadap upaya transisi energi menuju energi bersih,” jelas Mefredi.

Peran strategis PEPC ialah memastikan kelancaran pengiriman gas dari Lapangan JTB sesuai nominasi buyer melalui pipa transmisi Gresik-Semarang untuk memenuhi kebutuhan energi di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah. Adapun gas JTB saat ini d idistribusikan dan d iserap oleh PGN, PLN, PKG, Industri serta untuk Jargas rumah tangga.

Lapangan JTB telah beroperasi dan mengalirkan gas perdana sejak 20 September 2022 lalu. Di awal produksinya, gas sudah mengalir sebesar 70 MMSCFD, secara bertahap meningkat dan beberapa kali berkesempatan memproduksi gas sebesar 192 MMSCFD, namun untuk durasi yang pendek karena keterbatasan demand gas Jawa Timur – Jawa Tengah.

Capaian penting ini tentunya d ibarengi peningkatan kinerja, tetap menjaga operasi yang aman dengan fasilitas produksi yang handal, serta selalu memperhatikan lingkungan dan masyarakat sekitar.

Mefredi menambahkan, kedepannya PEPC berkomitmen untuk menjaga capaian produksi di Lapangan JTB yaitu dengan menjaga aspek-aspek reliability dan integrity fasilitas produksi atau Gas Processing Facility (GPF) pada fase operasi agar beroperasi 100 persen.

“D isamping itu penting untuk selalu menerapkan implementasi aspek HSSE dalam operasi perusahaan dan melakukan upaya optimasi penyerapan gas JTB sesuai komitmen buyer atau PJBG,” ujarnya.**

Related articles

Recent articles

spot_img