Jakarta, BN Nasional – Pada hari selasa kemarin, kasus harian COVID-19 bertambah 517 kasus. Sementara, persentase kasus positif atau positivity rate rate dari hasil pemeriksaan PCR juga meningkat dari 1,3% menjadi 4,6% pada satu minggu terakhir.
“Data sementara saat ini menunjukkan tren kenaikan kasus positif terjadi pada seluruh kelompok usia, termasuk kelompok anak, baik yang berusia kurang dari 6 tahun (belum divaksinasi) maupun usia 6-18 tahun,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia dalam keterangannya, Selasa, 14 Juni.
Dwi menjelaskan beberapa penyebab kenaikan kasus COVID-19 di DKI Jakarta selama beberapa pekan terakhir. Di antaranya adalah melonggarnya penerapan protokol kesehatan dan tingginya mobilitas masyarakat
Tak hanya itu, terjadi penurunan kekebalan (antibodi) pada orang yang sudah mendapatkan 2 kali vaksinasi COVID-19 (dosis lengkap) tetapi belum atau menunda untuk menerima vaksinasi ketiga (booster), serta faktor lainnya.
Meski terjadi peningkatan kasus, Dwi menuturkan saat ini tidak terjadi peningkatan persentase kematian yang disebabkan COVID-19 selama 1 pekan terakhir.
“Pandemi COVID-19 belum berakhir. Masyarakat dapat membantu dalam melakukan pencegahan dan pengendalian penularan COVID-19 dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan yang ketat dan melakukan vaksinasi COVID-19 secara lengkap dua kali untuk usia 6-17 tahun serta dosis ketiga untuk 18 tahun ke atas. Ini adalah ikhtiar bersama, jangan sampai momen pahit itu terulang,” imbuhnya.





