27.8 C
Jakarta

Membalikkan Penuaan: Olahraga Meremajakan Sel Otak

Published:

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa olahraga dapat mencegah atau memperlambat penurunan kognitif dengan memengaruhi ekspresi gen di sel otak tikus. Olahraga ditemukan dapat mengembalikan mikroglia yang sudah tua ke kondisi awet muda dan penting untuk pembentukan neuron baru di hipokampus. Selain itu, olahraga mengurangi keberadaan sel T di otak yang menua. Kredit: SciTechDaily.com

Olahraga dapat meremajakan sel kekebalan otak dan mengurangi efek penuaan, sehingga menyoroti perlunya program olahraga yang disesuaikan untuk mendukung kesehatan kognitif.

Penelitian baru dipublikasikan hari ini (15 Mei) di jurnal ilmiah Sel Penuaan memberikan wawasan tentang bagaimana olahraga dapat membantu mencegah atau memperlambat penurunan kognitif selama penuaan.

Untuk penelitian tersebut, para peneliti menilai ekspresi gen dalam sel individu di otak tikus. Tim menemukan bahwa olahraga memiliki dampak signifikan terhadap ekspresi gen di mikroglia, sel kekebalan sistem saraf pusat yang mendukung fungsi otak. Secara khusus, kelompok tersebut menemukan bahwa olahraga mengembalikan pola ekspresi gen mikroglia tua ke pola yang terlihat pada mikroglia muda.

Peran Mikroglia dalam Kesehatan Otak

Perawatan yang menghabiskan mikroglia mengungkapkan bahwa sel-sel ini diperlukan untuk efek stimulasi olahraga pada pembentukan neuron baru di hipokampus otak, wilayah yang terlibat dalam memori, pembelajaran, dan emosi.

Para ilmuwan juga menemukan bahwa mengizinkan tikus mengakses roda lari dapat mencegah dan/atau mengurangi keberadaan sel T di hipokampus selama penuaan. Sel-sel kekebalan ini biasanya tidak ditemukan di otak pada masa muda, namun sel-sel tersebut meningkat seiring bertambahnya usia.

Implikasinya terhadap Latihan dan Penuaan

“Kami terkejut sekaligus gembira dengan sejauh mana aktivitas fisik meremajakan dan mengubah komposisi sel kekebalan di otak, khususnya cara aktivitas fisik mampu membalikkan dampak negatif penuaan,” kata rekan penulis Jana. Vukovic, PhD, dari Universitas Queensland, di Australia.

“Ini menyoroti pentingnya normalisasi dan memfasilitasi akses terhadap program olahraga yang disesuaikan. Temuan kami dapat membantu berbagai industri untuk merancang intervensi bagi individu lanjut usia yang ingin mempertahankan atau meningkatkan kemampuan fisik dan mental mereka.”

Referensi: “Olahraga meremajakan mikroglia dan membalikkan akumulasi sel T di otak tikus betina yang sudah tua” 15 Mei 2024, Sel Penuaan.
DOI: 10.1111/acel.14172



Related articles

Recent articles

spot_img