25.4 C
Jakarta

Meningkat Terus, MIND ID Raup Laba Rp27,5 Triliun Pada 2023

Published:

JAKARTA, BN NASIONAL

Sejak tahun 2021, tingkat pertumbuhan per tahun/Compounded Annual Growth Rate (CAGR) Holding BUMN Tambang (MIND ID) mengalami peningkatan sebanyak 39 persen.

Direktur Utama MIND ID Hendi Prio Santoso mengatakan, laba dari keseluruhan Anggota Holding MIND ID berdasarkan laporan di tahun buku 2023 membukukan laba sebesar Rp27,5 triliun.

“Sejak 2021 sampai 2023 CAGR 39 persen, dari Rp14,3 di 2021 meningkat jadi Rp22,5 triliun di 2022 dan menjadi Rp27,5 triliun,” kata Hendi saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI, Senin (3/6/2024).

Pendapatan sebelum dikurangi bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) juga mengalami kenaikan CAGR 20 persen dari tahun 2021 sebesar Rp40,3 triliun, dibandingkan tahun 2021 sebesar Rp28,1 triliun.

Aset MIND ID juga mengalami pertumbuhan CAGR sebanyak 12 persen dari tahun 2021 sebesar Rp259,2 triliun, dibandingkan tahun 2021 sebesar Rp204,9 triliun.

“Sedangkan kekayaan berupa equity yang ditanamkan meningkat menjadi Rp129,6 triliun tumbuh dari tahun 2021 Rp87,2 triliun meningkat dengan CAGR 22 persen,” jelas Hendi.

Kinerja keuangan yang positif tersebut didukung dengan kinerja operasional yang baik selama tahun 2023, yakni produksi batubara sebanyak 41,9 juta ton, nikel 13,4 juta ton, bauksit 2 juta ton, alumunium 215 ribu ton, logam timah 15 tibu ton, tembaga 761 ribu ton, emas dan perak 200 ribu ton.

MIND ID juga berkontribusi kepada negara dengan menyetorkan pajak dan pendapatan negara bukan pajak (PNBP) pada tahun 2023 sebesar Rp49,69 triliun, yang meningkat dari tahun 2021 sebesar Rp32,60 triliun, namun mengalami penurunan dari tahun 2022 sebesar Rp58,18 triliun.

“Ini dapat kami jelaskan penurunan tersebut karena turunnya sebagian harga komoditi tambang yang ada dalam grup MIND ID, sangat signifikan adalah batu bara. kemudian juga hal yang sama juga di timah juga sedikit turun, kemudian juga di nikel, terutama feronikel lumayan signifikan,” jelasnya.

“Total kontribusi dividen di tahun 2023 mencapai Rp7,5 triliun berupa pembayaran setoran dividen interim tahun berjalan 7,456T naik dari tahun 2022 sebesar Rp900 miliar,” tambah Hendi.**

Related articles

Recent articles

spot_img