25.4 C
Jakarta

Ratusan Miliar Rupiah Hilang dalam Pusaran Korupsi Telkom Group

Published:

JAKARTA, BN NASIONAL

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali membongkar skandal korupsi yang menggerogoti keuangan negara. Kali ini, radar KPK mengarah ke Telkom Group, raksasa telekomunikasi Indonesia, dengan dugaan korupsi bermodus pengadaan barang dan jasa fiktif yang merugikan negara hingga ratusan miliar rupiah.

“Benar, KPK sedang melakukan penyidikan terkait dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di PT Telkom Group,” ungkap Ali Fikri, Kepala Bagian Pemberitaan KPK, dengan nada keprihatinan, Selasa (21/05/2024).

Modus yang d igunakan terbilang licik, yaitu dengan memanipulasi proses pengadaan barang dan jasa, seolah-olah terjadi transaksi riil, padahal kenyataannya hanyalah fiktif. Uang negara pun mengalir deras ke kantong oknum-oknum tak bertanggung jawab, meninggalkan luka mendalam bagi bangsa ini.

“Pengadaan ini terindikasi fiktif, terjadi pengeluaran uang negara secara melawan hukum dengan perhitungan sementara mencapai ratusan miliar rupiah,” jelas Ali, dengan raut wajah serius d ikutip antaranews.com.

Meski identitas para tersangka masih dirahasiakan demi kepentingan penyidikan, KPK terus bergerak sigap untuk mengungkap benang merah di balik kasus ini. Ali menegaskan, basis utama KPK adalah mengumumkan secara lengkap para pihak yang d itetapkan sebagai tersangka, konstruksi perkara dan pasal apa saja yang d isangkakan ketika tim penyidik menilai alat bukti telah tercukupi.

Upaya pengungkapan korupsi ini tak berhenti di situ. KPK juga telah melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi terkait, demi mengumpulkan bukti dan membongkar jaringan koruptor yang menggerogoti Telkom Group.

“Penggeledahan memang sudah pernah d ilakukan, tetapi sampai siang tadi belum dapatkan informasinya. Mungkin sedang melakukan pemeriksaan dan lain-lain,” ujar Ali, sembari memastikan KPK akan segera menyampaikan hasil penggeledahan tersebut.

Kasus korupsi di Telkom Group ini bagaikan tamparan keras bagi dunia telekomunikasi Indonesia. Di tengah upaya pemerintah untuk membangun infrastruktur digital yang mumpuni, oknum-oknum serakah justru mencoreng nama baik dan menghambat kemajuan bangsa.

Masyarakat tentu berharap KPK dapat menyelesaikan kasus ini dengan tuntas, menyeret para pelaku ke meja hijau, dan memulihkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan negara. Korupsi bagaikan benalu yang menggerogoti kemajuan bangsa, dan KPK harus menjadi garda terdepan dalam pemberantasannya.**

Related articles

Recent articles

spot_img