Sepanjang Tahun 2021 Kasus Pencurian dan Pelecehan terhadap Anak yang Paling Menonjol di Garut

by admin
1 minutes read
Sepanjang Tahun 2021 Kasus Pencurian dan Pelecehan terhadap Anak yang Paling Menonjol di Garut

Garut, BN Nasional – Kejaksaan Negeri Garut menangani ratusan kasus sepanjang tahun 2021. Kasus yang paling menonjol adalah kejahatan terhadap anak, seperti pencabulan atau pelecehan.

Jumlahnya menempati urutan kedua, di bawah kasus pencurian. Kepala Kejaksaan Negeri Garut, Neva Sari Susanti, mengatakan, sepanjang tahun 2021 pihaknya menangani 60 kasus perlindungan perempuan dan anak (PPA).

“Terkait PPA itu banyak, ya, kasus cabul seperti itu sampai 60 kasus. Anak yang berhubungan dengan hukum ada 31 orang,” ujarnya saat menggelar konferesensi pers di kantor Kejaksaan Negeri Garut,  (23/12/2021).

Selain itu tindak pidana pencurian juga mendominasi, ada 86 perkara pencurian di Garut yang ditangani selama tahun 2021.

“Secara total kami menerima 361 perkara.”

“Di masa Covid-19 kami juga menyidangkan 358 kasus.

“Yang sudah inkrah 280 kasus,” ucapnya Kamis, 23 Desember 2021 13:24

Neva menjelaskan, sepanjang tahun 2021 pihaknya telah merangkum peristiwa penting yang mendapat perhatian masyarakat.

“Ada empat kasus menonjol yang mendapat perhatian masyarakat yang kami tangani,” ungkapnya.

Keempat kasus menonjol tersebut sebagai berikut.
1.Pertama, kasus penyerangan markas Koramil di Pameungpeuk oleh pelaku Dadang Buaya.
2.Kedua, pembunuhan berencana di Wanaraja oleh pelaku Dani Hamdani terhadap kekasihnya.
3.Ketiga, pemberian restorative justice terhadap Comara yang mencuri ponsel demi anaknya belajar daring.
4.Keempat, kasus pengibaran bendera NII di Kecamatan Pasirwangi. (Spr)

related posts

Leave a Comment